Terima Kasih Semesta

 

Siang berganti malam, tapi geliat kehidupan di sini belum terbenam. Suara riuh redam masih sayup terdengar penuh gelora.

Mungkin ini satu yang membuat saya mampu bertahan untuk terus berjalan dalam pendakian terjal tak kasat mata.

Pertemuan dengan anima yang penuh dinamika membuat lelah tak lagi punya ruang di raga. Ia menyisakan tempat yang tak dapat terisi oleh asa nan biasa.

Terima kasih Semesta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *