Belajar Jadi Presiden

Presiden

“Guru dan murid itu seperti presiden dan rakyatnya” – Faisal Effendi (Pengajar Muda Angkatan 1)

Layaknya seorang presiden, semua perkataan yang dikeluarkan dalam bentuk janji, akan ditagih oleh rakyat.

Layaknya seorang presiden, semua aktivitas presiden dalam suatu negara, rakyat menuntut keadilan ditegakkan.

Layaknya seorang presiden, semua hal yang dilakukan, diperhatikan oleh rakyat.

Layaknya seorang presiden, kehadirannya selalu mendapat penghormatan dari rakyat, mau tidak mau, suka tidak suka, terpaksa atau terbiasa.

Layaknya seorang presiden, berpidato di depan rakyat, membakar semangat untuk membangun negeri, meski kadang ada yang mendengarkan, ada yang menguap.

Layaknya seorang presiden, yang juga manusia biasa, punya kehidupan normal di balik tugasnya memimpin negara.

Layaknya seorang presiden, ingin selalu membuat rakyatnya makmur, bahagia, sejahtera, dan damai sentosa.

Layaknya seorangĀ  presiden, yang sedang belajar pada rakyatnya.

Ya, di sini saya belajar.

Bu Guru sedang belajar padamu, Nak.

Mari kita bersama membangun negeri.

BLJ, 1 Maret 2011

Keep busy, stay healthy!

šŸ˜‰

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *